Setelah Rusak Diterjang Arus Deras, Jembatan Darurat “Kepala Hiu” Kembali Normal
Jembatan darurat yang dikenal dengan nama “Kepala Hiu” yang menghubungkan Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, dengan Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, kini sudah dapat dipergunakan kembali setelah sempat rusak diterjang arus deras Krueng Peusangan.
Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan sehari setelah mulai digunakan, tepatnya pada 8 Mei 2025. Setelah dilakukan perbaikan selama beberapa hari, akses penyeberangan kini kembali normal.
Pantauan media ini di lokasi, Senin (18/5/2026), masyarakat dari kedua kecamatan tampak sudah kembali melintas menggunakan jembatan darurat tersebut.
Muakhir, warga Neuheun, Kecamatan Peusangan, selaku pemrakarsa pembangunan jembatan itu mengatakan, keberadaan jembatan darurat tersebut bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat antara Kecamatan Peusangan dan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng yang selama ini terkendala transportasi.
“Cukup bayar Rp 5 ribu per sepeda motor,” ujarnya.
Ia menambahkan, khusus pejalan kaki tidak dipungut biaya.
Keuchik Gampong Pante Baro Kumbang, Marwan, mengatakan jembatan darurat tersebut sangat membantu masyarakat Peusangan Siblah Krueng sebagai penerima manfaat utama akses penyeberangan itu.
“Jembatan ini sangat membantu masyarakat kami untuk aktivitas ekonomi, sekolah, dan kebutuhan sehari-hari,” kata Marwan.
Hal senada juga disampaikan Zulfahmi, warga Gampong Pante Baro Kumbang. Menurutnya, keberadaan jembatan darurat tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat sambil menunggu pembangunan kembali jembatan rangka baja di kawasan Kubu.
“Sambil menunggu pemerintah membangun kembali jembatan rangka baja di Kubu, jembatan darurat ini sangat membantu. Ini juga menjadi pilihan alternatif bila Jembatan Bailey Kuta Blang ditutup sementara saat ada perbaikan,” ujar Zulfahmi. (MA)